Gugurlah helai helai daun renta di perjalanan hening
Ketika satu kuncup memberi cahaya bagi bumi yang lengang
Kemanakah kan berakhir ujung jalan itu duhai sang waktu
Sedang gugurku menjadi remah yang terhisap tunas
Dan menjadikan sepenggal jiwa larut pada aliran darah
Kehidupan ini terlalu senyap
bila kau mengerti satu - satu rasa di hilir jiwa
Ketika keakuanku menentang ego
dan dihempas hatimu pada ketiadabatasan samudra
Hingga jiwa tergugah
bahwa kau begitu kecil di antara hamparan tanah
Dan biarlah daun terakhir itu gugur
di tengah tunas yang telah mulai menjadi pucuk baru
Hingga pada saatnya tiba
Lantunan daun segar menjadi temanku
beristirahat di surga yang sungguh hening