Ketika daun tak mampu bertahan pada tangkainya. Ketika bunga tak mampu bertahan untuk tetap mekar. Ketika matahari tak mampu untuk tetap bersinar. Ketika kumpulan air tak mampu bertahan menjadi gumpalan awan hingga jatuh sebagai hujan. Ketika ombak tak mampu tuk bertahan di pesisir pantai. Ketika hati tak mampu untuk tetap tegar. Ketika Manusia tak mampu untuk tetap hidup dan abadi.
Ketika tiba masa nya , setiap mahkluk harus kembali kepada asalnya. Tiada yang bisa di banggakan hanya keimanan , tiada yang bisa di banggakan hanyalah ketaqwaan, tiada yang bisa di pertanggung jawabkan hanya lan kesholehan.
Ya Tuhan................ Tiada yang kami khawatir jika kelak berada di akhir zaman , selain dari siksa neraka - Mu. Tiada yang ada kami inginkan selain dari pengharapan ampunan - Mu Ya ALLAH. Tiada yang membuat kami gemetar dan menangis selain dari amal amal kami yang hanya secuil , itu juga menurut anggapan kami belaka. Dan kami tak pernah tau apakah amal ini,ibadah ini,cinta ini mampu mengantarkan kami menggapai - Mu YA ALLAH.
Ya Tuhan................ Jika tiba masa nya kami harus kembali menghadap - Mu ambil lah jiwa kotor ini dalam keadaan khusnul Khotimah. Karena segala yang ada pada kami adalah milik - Mu dan kami hidup sesuai takdir yang telah Engkau tentukan.
Jumat, 29 Juli 2011
Malam Itu
Masih ku di sini,menyendiri di antara bintang bintang yang bertaburan di langit yang gelap. Bercahaya dengan segala keindahan, tak kuasa kaki ku beranjak pergi dari malam bersama purnama sempurna.
Tak henti jemari ku menulis di atas kertas kertas putih yang selalu ingin sentuhan pena bertinta. Ada kisah kasih yang berakhir dengan kenangan. Semua itu tentang cinta, cinta yang tulus lahirkan kebahagiaan meskipun akan ada air mata mengiring lika liku pertemuanya.
Tentang cinta nya yang selalu hiasi hati dengan nama nya, tentangnya yang setia temani ku dalam kesepian,tentangnya yang menerangi gelap nya malam.
Selalu hadirkan senyum saat ku lihat tawa mu di antara bintang kejora. Semua nya tentang cinta yang tak mungkin di miliki sekeping hati yang menanti.
Saat ku tulis bait terakhir, tak kuasa hati menahan perih, gerimis pun menjelma seperti hujan. Ku pejamkan mata agar tak ku lihat kerlap kerlip bintang, agar tak terlïhat ku dalam kesedihan.
Biarkan semuanya usai, tak meninggalkan kenangan. Biarkan semua berlalu dan terhapus oleh putaran sang waktu.
Tak henti jemari ku menulis di atas kertas kertas putih yang selalu ingin sentuhan pena bertinta. Ada kisah kasih yang berakhir dengan kenangan. Semua itu tentang cinta, cinta yang tulus lahirkan kebahagiaan meskipun akan ada air mata mengiring lika liku pertemuanya.
Tentang cinta nya yang selalu hiasi hati dengan nama nya, tentangnya yang setia temani ku dalam kesepian,tentangnya yang menerangi gelap nya malam.
Selalu hadirkan senyum saat ku lihat tawa mu di antara bintang kejora. Semua nya tentang cinta yang tak mungkin di miliki sekeping hati yang menanti.
Saat ku tulis bait terakhir, tak kuasa hati menahan perih, gerimis pun menjelma seperti hujan. Ku pejamkan mata agar tak ku lihat kerlap kerlip bintang, agar tak terlïhat ku dalam kesedihan.
Biarkan semuanya usai, tak meninggalkan kenangan. Biarkan semua berlalu dan terhapus oleh putaran sang waktu.
Kamis, 28 Juli 2011
Pesisir Pantai
Terus ku telusuri pesisir pantai, sambil ku hitung kerikil kerikil yang tak pernah usai. Sembari ku lirik burung burung berkejaran bahagia di kejauhan. Dan ku hentikan jejak saat ku rasa riak riak air laut membasahi kaki kaki yang tak beralas. Ku tatap lekat pada ombak ombak yang datang silih berganti menerpa butiran pasir yang tak pernah merasakan perih.
Ku pejam kan mata saat ku ingat , hati ku begitu rapuh dan goyah. Badai itu datang silih berganti menerpa hidup , walau aku tau gelombang ombak tidak selalu datang dengan keras,terkadang ia hadir dengan perlahan. Jiwa ku tak sekuat pasir pasir di pesisir, kalbu ku tak setegar batu karang di tengah lautan.
Ku alihkan pandangan ku pada mentari yang mulai tengelam , hadirkan siluet penuh pesona. Tak ingin senja itu berakhir saat ku lihat bayang bayang itu hadir di antara arak arakan awan di langit senja. Tak mampu ku bendung kristal kristal bening merembes dari bening bola mata . Bila ku ingat akan diri mu yang selalu dalam penantian yang tak henti.
Jika masih dapat ku sampaikan meski hanya dapat ku kirim melalui angin angin yang berhembus, sebait kata maaf ku bahwa ku tak mungkin menjadi bidadari bermata jeli mu , kita tak mungkin menjadi butir butir pasir dan deburan ombak , kita tak akan pernah bisa saling berkejar kejaran seperti camar camar yang menemani pantai.
Ku pejam kan mata saat ku ingat , hati ku begitu rapuh dan goyah. Badai itu datang silih berganti menerpa hidup , walau aku tau gelombang ombak tidak selalu datang dengan keras,terkadang ia hadir dengan perlahan. Jiwa ku tak sekuat pasir pasir di pesisir, kalbu ku tak setegar batu karang di tengah lautan.
Ku alihkan pandangan ku pada mentari yang mulai tengelam , hadirkan siluet penuh pesona. Tak ingin senja itu berakhir saat ku lihat bayang bayang itu hadir di antara arak arakan awan di langit senja. Tak mampu ku bendung kristal kristal bening merembes dari bening bola mata . Bila ku ingat akan diri mu yang selalu dalam penantian yang tak henti.
Jika masih dapat ku sampaikan meski hanya dapat ku kirim melalui angin angin yang berhembus, sebait kata maaf ku bahwa ku tak mungkin menjadi bidadari bermata jeli mu , kita tak mungkin menjadi butir butir pasir dan deburan ombak , kita tak akan pernah bisa saling berkejar kejaran seperti camar camar yang menemani pantai.
Minggu, 24 Juli 2011
Yang tak Terungkap
Suatu senja saat aku duduk disampingnya….
“Kau menulis tentangnya lagi?” tanyaku tak bosan-bosan.
“Iya” aku seharusnya tahu dia pasti mengiyakannya.
“hhhh… kau sering menulis tentangnya dan dia tak pernah tahu kau telah melakukan ini semua???” dia menangkap ketidakbersetujuanku.
“Aku tak perlu dia tahu… aku hanya ingin menulis semuanya. Tentang hatiku, dan tentang apa yang selama ini kurasakan. Dia tahu atau tidak, aku tak peduli” aku rasa aku sudah membuatnya jengah dengan pertanyaanku. Sudahlah.
**
Dan suatu kali, kubaca notes terakhirnya…
Mungkin dia tak tahu, dan tak pernah mau tahu…jika seandainya toh dia sebenarnya tahu, biarlah menjadi rahasia hati kami, yang tak akan pernah terungkap…
**
Yah…
Kadangkala ada hal-hal yang tak perlu terungkapkan dalam tatapan mata, dalam derap lisan, dan dalam lirih doa…
Karena DIA akan selalu menyingkap apa yang terbaik untuk kita, aku dan kamu
**Ah, memang indah jika pada DIA kita mengadu cerita… karena hanya DIA yang selalu bisa menangkap utuh hati kita, tanpa perih dan tanpa luka…
Lalui Cobaan Dengan Mudah
Hidup memang tak selalu mudah untuk di lalui , akan banyak rintangan yang akan kita temui. Tetapi para Nabi dan orang orang arif dahulu telah memberikan tauladan bahwa mereka bisa menghadapi hidup dan melewati kesulitan sebaik baik nya dengan meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
Akan berlaku cobaan Allah bagi siapa saja tidak terkecuali,tidak ada tempat di dunia ini yang bisa melindungi dan bersembunyi dari cobaan hidup. Allah Maha Melihat dan Maha Pemberi Pelajaran. Cobaan juga merupakan salah satu cara mempersiapkan diri untuk menemui sebuah kenikmatan yang jauh lebih besar. Cobaan adalah jalan untuk mendekatkan kita kepada Allah untuk menuju surga-Nya.
"Wahai orang orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolong mu"
Jika cemas,sedih,gundah dan menderita menyelimuti diri,segeralah bangkit ambillah wudhu dan segeralah laksanakan sholat. Pastikan jiwa akan terasa tenang dan damai.Dimana saat shalat kita bisa berdiam diri mempokus satu pikiran yaitu bertemu dengan Allah,dengan-Nya kita curahkan segala gundah,dengan-Nya kita berkeluh kesah.
Karena hanya DIA yang mengerti keadaan kita , karena DIA yang akan mendengar utuh jeritan hati kita tanpa IA merasa perih dan luka. Orang orang mukmin dahulu pabila dalam keadaan sulit dan mendapat cobaan berat mereka akan segera shalat dengan khusyuk hingga mereka mendapatkan kekuatan,tekad dan semangat kembali.
Andai kita menyadari bahwa nikmat terbesar adalah shalat lima waktu,waktu yang banyak untuk kita merilekan jiwa yang telah stres dengan beban hidup yang kita lalui, tidak ada kekuatan yang bisa mendatangkan ketenangan dan ketentraman kecuali shalat yang khusyuk yang akan melatih kita pada kesabaran.
Akan berlaku cobaan Allah bagi siapa saja tidak terkecuali,tidak ada tempat di dunia ini yang bisa melindungi dan bersembunyi dari cobaan hidup. Allah Maha Melihat dan Maha Pemberi Pelajaran. Cobaan juga merupakan salah satu cara mempersiapkan diri untuk menemui sebuah kenikmatan yang jauh lebih besar. Cobaan adalah jalan untuk mendekatkan kita kepada Allah untuk menuju surga-Nya.
"Wahai orang orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolong mu"
Jika cemas,sedih,gundah dan menderita menyelimuti diri,segeralah bangkit ambillah wudhu dan segeralah laksanakan sholat. Pastikan jiwa akan terasa tenang dan damai.Dimana saat shalat kita bisa berdiam diri mempokus satu pikiran yaitu bertemu dengan Allah,dengan-Nya kita curahkan segala gundah,dengan-Nya kita berkeluh kesah.
Karena hanya DIA yang mengerti keadaan kita , karena DIA yang akan mendengar utuh jeritan hati kita tanpa IA merasa perih dan luka. Orang orang mukmin dahulu pabila dalam keadaan sulit dan mendapat cobaan berat mereka akan segera shalat dengan khusyuk hingga mereka mendapatkan kekuatan,tekad dan semangat kembali.
Andai kita menyadari bahwa nikmat terbesar adalah shalat lima waktu,waktu yang banyak untuk kita merilekan jiwa yang telah stres dengan beban hidup yang kita lalui, tidak ada kekuatan yang bisa mendatangkan ketenangan dan ketentraman kecuali shalat yang khusyuk yang akan melatih kita pada kesabaran.
Rabu, 20 Juli 2011
Kala Cinta Menyapa
Awalnya biasa saja,bercanda,bercerita dan tertawa tanpa makna. Seiring waktu yang terus bergulir persahabatan itu semakin panjang. Ntah mulai kapan,tanpa di duga terbersit hati ingin selalu mencari ketika tidak bertemu. Mulai terbayang wujud semu dalam lena.
Tak mengerti apa itu nama nya,namun di hati ada rasa rindu memenuhi ruang dan waktu. Sering air mata penuhi telaga bening karena rasa bahagia ataukah gundah gulana. Tak sabar dan kuasa menahan gejolak kala ingin bertemu karena hanya pertemuan sebagai obat nya. Jika saja tak ingat bahwa rasa itu akan menjadi awal dilema derita bathin yang berkepanjangan.
Dalam hati ada sebongkah harap ,rasa yang tumbuh dan berkembang akan mekar bila sampai waktunya bersemi dan di dekati sang kumbang. Akan tetap di nanti ,meski tanpa ada kata kala cinta menyapa dalam khayalan. Wahai kau yang di sana, izinkan q pergi menjauh dengan membawa selaksa asa yang tak berujung. Sampai suatu hari akan ada pertemuan di muara penuh kasih.. Biar kan q cinta mu dalam diam sampai kau kan menjadi halal bagi q.
Tak mengerti apa itu nama nya,namun di hati ada rasa rindu memenuhi ruang dan waktu. Sering air mata penuhi telaga bening karena rasa bahagia ataukah gundah gulana. Tak sabar dan kuasa menahan gejolak kala ingin bertemu karena hanya pertemuan sebagai obat nya. Jika saja tak ingat bahwa rasa itu akan menjadi awal dilema derita bathin yang berkepanjangan.
Dalam hati ada sebongkah harap ,rasa yang tumbuh dan berkembang akan mekar bila sampai waktunya bersemi dan di dekati sang kumbang. Akan tetap di nanti ,meski tanpa ada kata kala cinta menyapa dalam khayalan. Wahai kau yang di sana, izinkan q pergi menjauh dengan membawa selaksa asa yang tak berujung. Sampai suatu hari akan ada pertemuan di muara penuh kasih.. Biar kan q cinta mu dalam diam sampai kau kan menjadi halal bagi q.
Selasa, 19 Juli 2011
Manusia Terdiri Dari Unsur Alam
Sesungguhnya dalam tubuh manusia itu terdiri dari unsur alam,yaitu air,angin(udara),(cahaya)api dan tanah. Manusia itu berasal dari segumpal darah,dan darah itu berasal dari sari pati tanah. Secara tidak langsung tubuh kita menyatu dengan alam itu sendiri. Melalui makanan dan minuman yang kita gunakan sebagai sumber kekuatan tubuh untuk kelangsungan hidup manusia.
“Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam 2 an,zaitun,kurma,anggur dan segala macam buah buahan. Sesungguhnya dengan yang demikian itu benar 2 ada tanda ( kekuasaan ALLAH ) bagi kaum yang memikirkan (QS.An-Nahl:11).
Air hujan itu akan di serap oleh tanah. Tumbuhan akan menyerap air yang telah menyatu dengan tanah sebagai penyubur mereka melalui akar akar tanaman yang berada di dalam tanah... Tumbuhan menggunakan zat karbon dari udara(angin) untuk diubah menjadi bahan organik serta diasimilasi dalam tubuh tumbuhan. Tumbuhan adalah makhluk hidup yang dapat mensintesis sendiri sumber makanan mereka yang dibutuhkannya.Proses sintesis pada tumbuhan di sebut proses Fotosintesis.
Fotosintesis atau asimilasi karbon adalah proses pengubahan zat-zat anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil pada daun menjadi zat organik karbohidrat dengan bantuan cahaya. Proses fotosintesis dilakukan oleh tumbuhan yang mempunyai klorofil. Proses ini hanya akan terjadi jika ada cahaya dan cahaya itu bersumber dari cahaya matahari (api). fotosintesis adalah suatu proses penyusunan (anabolisme atau asimilasi) di mana energi diperoleh dari sumber cahaya.
Pada waktu waktu tertentu tubuh manusia dapat menguasai unsur alam yang ada di luar dengan Kehendak Sang Maha Pencipta. Seperti yang terjadi pada kisah Nabi Sulaiman ketika menaklukan angin atas kehendak ALLAH, dan kisah Nabi Musa menaklukan air atas kehendak ALLAH,Nabi Ibrahim menaklukan api atas perintah ALLAH dan Rasulullah menggunakan tanah yang di taburkan di atas 2 kepala orang 2 kafir yang hendak membunuhnya sehingga tak melihatnya,itu atas perintah ALLAH.
Yang membedakan kita dengan mahkluk lain adalah akal,ALLAH memberikan kita akal agar kita berpikir tentang kebesarannya,melalui apa saja yang ia ciptakan.
apakah proses alam itu akan terjadi dengan sendirinya.Tentu tidak,karena apa 2 yg terjadi pada alam adalah atas perintah dan kehendak Ilahi. Dan kita di perintahkan untuk membaca Kekuasaan ALLAH atas semua yang terjadi pada alam semesta. Dari kisah2 mukzijat pada Nabi agar kita mengambil makna dan dapat membaca betapa Maha Besar Dan Maha Agung ALLAH atas apa 2 yang ia turunkan kepada hamba 2 NYA yang bertaqwa. Jika kita dapat membaca betapa Maha Adil nya ALLAH,Maha Bijaksananya dan Maha
Sempurnanya ALLAH atas setiap ciptakan-NyaKita di ciptakan ALLAH dari unsur alam agar kita dapat menyatu dengan alam itu sendiri,sebagai sumber kekuatan. Tubuh manusia seperti magnet yang akan menarik benda sejenisnya. Contohnya para Nabi,para orang 2 alim dahulu suka berpuasa untuk menahan hawa nafsu yang bersifat keduniaan,apakah pernah mereka makan banyak selain dr kurma atau buah2an,dan air itupun dalam jumlah yg sedikit. Sehingga mereka secara fisik terlihat kurus,namun sesungguhnya mereka kuat.
Mereka dapat makanan langsung dari alam itu sendiri,di saat 2 mereka diam bertafakur,,,unsur alam yg ada dalm tubuh kita menarik unsur 2 alam yang ada di luar,udara,air,cahaya dan tanah. Seolah 2 alam itu menyatu pada mereka,maka cintailah alam seperti kita mencintai tubuh kita,,,Jika kita dapat memahaminy,maka akan bertambahlah kecintaan kita kepada ALLAH,atas segala keadilan-Nya. Wahyu pertama yang ALLAH turunkan kepada Rasulullah adalah perintah untuk membaca dengan menyebut nama Tuhan yang menciptakan,yang mengajarkan manusia dengan perantaraan kalam(petunjuk)..
“Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam 2 an,zaitun,kurma,anggur dan segala macam buah buahan. Sesungguhnya dengan yang demikian itu benar 2 ada tanda ( kekuasaan ALLAH ) bagi kaum yang memikirkan (QS.An-Nahl:11).
Air hujan itu akan di serap oleh tanah. Tumbuhan akan menyerap air yang telah menyatu dengan tanah sebagai penyubur mereka melalui akar akar tanaman yang berada di dalam tanah... Tumbuhan menggunakan zat karbon dari udara(angin) untuk diubah menjadi bahan organik serta diasimilasi dalam tubuh tumbuhan. Tumbuhan adalah makhluk hidup yang dapat mensintesis sendiri sumber makanan mereka yang dibutuhkannya.Proses sintesis pada tumbuhan di sebut proses Fotosintesis.
Fotosintesis atau asimilasi karbon adalah proses pengubahan zat-zat anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil pada daun menjadi zat organik karbohidrat dengan bantuan cahaya. Proses fotosintesis dilakukan oleh tumbuhan yang mempunyai klorofil. Proses ini hanya akan terjadi jika ada cahaya dan cahaya itu bersumber dari cahaya matahari (api). fotosintesis adalah suatu proses penyusunan (anabolisme atau asimilasi) di mana energi diperoleh dari sumber cahaya.
Pada waktu waktu tertentu tubuh manusia dapat menguasai unsur alam yang ada di luar dengan Kehendak Sang Maha Pencipta. Seperti yang terjadi pada kisah Nabi Sulaiman ketika menaklukan angin atas kehendak ALLAH, dan kisah Nabi Musa menaklukan air atas kehendak ALLAH,Nabi Ibrahim menaklukan api atas perintah ALLAH dan Rasulullah menggunakan tanah yang di taburkan di atas 2 kepala orang 2 kafir yang hendak membunuhnya sehingga tak melihatnya,itu atas perintah ALLAH.
Yang membedakan kita dengan mahkluk lain adalah akal,ALLAH memberikan kita akal agar kita berpikir tentang kebesarannya,melalui apa saja yang ia ciptakan.
apakah proses alam itu akan terjadi dengan sendirinya.Tentu tidak,karena apa 2 yg terjadi pada alam adalah atas perintah dan kehendak Ilahi. Dan kita di perintahkan untuk membaca Kekuasaan ALLAH atas semua yang terjadi pada alam semesta. Dari kisah2 mukzijat pada Nabi agar kita mengambil makna dan dapat membaca betapa Maha Besar Dan Maha Agung ALLAH atas apa 2 yang ia turunkan kepada hamba 2 NYA yang bertaqwa. Jika kita dapat membaca betapa Maha Adil nya ALLAH,Maha Bijaksananya dan Maha
Sempurnanya ALLAH atas setiap ciptakan-NyaKita di ciptakan ALLAH dari unsur alam agar kita dapat menyatu dengan alam itu sendiri,sebagai sumber kekuatan. Tubuh manusia seperti magnet yang akan menarik benda sejenisnya. Contohnya para Nabi,para orang 2 alim dahulu suka berpuasa untuk menahan hawa nafsu yang bersifat keduniaan,apakah pernah mereka makan banyak selain dr kurma atau buah2an,dan air itupun dalam jumlah yg sedikit. Sehingga mereka secara fisik terlihat kurus,namun sesungguhnya mereka kuat.
Mereka dapat makanan langsung dari alam itu sendiri,di saat 2 mereka diam bertafakur,,,unsur alam yg ada dalm tubuh kita menarik unsur 2 alam yang ada di luar,udara,air,cahaya dan tanah. Seolah 2 alam itu menyatu pada mereka,maka cintailah alam seperti kita mencintai tubuh kita,,,Jika kita dapat memahaminy,maka akan bertambahlah kecintaan kita kepada ALLAH,atas segala keadilan-Nya. Wahyu pertama yang ALLAH turunkan kepada Rasulullah adalah perintah untuk membaca dengan menyebut nama Tuhan yang menciptakan,yang mengajarkan manusia dengan perantaraan kalam(petunjuk)..
Sabtu, 16 Juli 2011
Dimana kah letak iman itu
Sesungguhnya kita hanya manusia lemah tanpa usaha. Kita mengaku beriman tapi takut dengan ujian yg menyakitkan. Kita mengaku mencintai Allah dan Rasul tapi tak berani sepenuhnya mengikuti syari'at Allah dan Rasul-Nya. Mengaku rindu khilafah tapi hanya bisa membaca dosa oranglain tapi tak berani melhat diri di cermin. Di manakah sebenarnya kebaikan yg ada dalam diri kita.
Demi masa sesungguhny manusia dalm keadaan merugi kecuali bagi mereka yg sungguh2 beriman pd Allah dn Rasul.
"Apakah kamu mengira akan masuk surga padahal belum datng kepda mu ujian seperti yg di alami orang2 terdahulu sebelum kamu,mereka di timpa kemelaratan,penderitaan,digunc ang dg berbagai cobaan. Sehingga Rosul d orang2 yg beriman berkata "kapankah datng pertolongan Allah"sesungguhny pertolongan Allah itu dekat" (QS.Al-Baqarah:214).
Jika seseorang tdk pernh merasakan pahitny sebuah penderitaan,engkau akn meliht hidupny gelisah krn tanpa warna warni,ia akan merasakn kejenuhan krn hany dlm satu kondisi. Dan itu akn terasa berat,pergantian satu kndisi ke kondisi lainy melahirkan satu kenikmatan,kegembiraan dn kesenangan d kepuasan krn hasilny kta mampu utk melewatiny dgn usha menunjukn bahwa kita kuat.
Jumat, 01 Juli 2011
Pemilik Kenikmatan Sejati
Kenikmatan sejati adalah di saat kita berada dalam ajaran tauhid yang benar secara ilmiah maupun amaliah.
"Tunjuki kami jalan yang lurus,yaitu jalan orang orang yang telah Engkau beri nikmat,bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat"(QS.Al-Fatihah:6-7).
"Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka,dan merekalah orang orang yang beruntung"(QS.Al-Baqarah:5)."Maka jika datang kepada kalian petunjuk dari-Ku,maka siapa yang mengikuti petunjuk-Ku maka dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka"(QS.Thaha:123).
"Siapa yang mengikuti petunjuk-Ku,niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati"(QS.Al-Baqarah:38).
Oleh karena itu orang orang yang mengikuti petunjuk Al-Qur'an dan beramal saleh di janjikan akan mendapatkan kenikmatan sempurna di akhirat nanti.Sebaliknya orang orang yang sesat dan berbuat dosa di ancam dengan kesengsaraan. Ketentuan ini telah di sepakati semua rasul Allah dan tercantum dalam kitab kitab suci-Nya.
Sering kita mendengar dan melihat orang orang beriman tidak banyak memperoleh jabatan dan harta benda di dunia,karena itu ia berkeyakinan bahwa kenikmatan di dunia hanyalah di peruntukan bagi bagi orang yang meminta dunia mendekati mereka,dan bagi orang kafir dan munafik. Dan ia juga yakin saat di dunia mereka di beri kemuliaan dan kemenangan dalam ukuran dunia pula.
"Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah,Rasul-Nya dan orang-orang mukmin,tetapi orang orang munafik tidak mengetahuinya"(QS.Al-Munafiqun:8). "Allah telah menetapkan "Aku dan rasul rasul - Ku pasti menang"Sesungguhnya Allah Mahakuat dan Mahaperkasa"(QS.Al-Mujadilah:21).
"Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang orang yang bertaqwa"(QS.Al-A'raf:128). Janji Allah itu benar kesudahan yang baik bagi orang bertaqwa adalah di akhirat kelak,karena semua yang tampak indah di dunia hanyalah tipu daya dan kesia sia an jika kita mengejarnya. Dan apabila golongan kafir dan munafik itu selalu menang di dunia ini itu adalah sebagian ujian bagi orang bertaqwa dan juga merupakan cara Allah semakin menjauhkan sejauh jauhnya mereka yang bathil dari cahaya Kasih Allah.
Semua yang Allah kehendaki selalu ada hikmah dan kebaikan bagi hamba - Nya bertaqwa yang hanya mengharap wajah Allah di akhir penantian mereka kelak.
"Bencana dan ujian bagi seorang mukmin layaknya obat yang bisa menghilangkan berbagai penyakit yang jika di biarkan akan menjadi derita bagi kondisi tubuhnya. Dapat mengikis pahala dan menurunkan derajatnya jika ia memperturutkan hawa nafsunya"
"Tunjuki kami jalan yang lurus,yaitu jalan orang orang yang telah Engkau beri nikmat,bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat"(QS.Al-Fatihah:6-7).
"Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka,dan merekalah orang orang yang beruntung"(QS.Al-Baqarah:5)."Maka jika datang kepada kalian petunjuk dari-Ku,maka siapa yang mengikuti petunjuk-Ku maka dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka"(QS.Thaha:123).
"Siapa yang mengikuti petunjuk-Ku,niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati"(QS.Al-Baqarah:38).
Oleh karena itu orang orang yang mengikuti petunjuk Al-Qur'an dan beramal saleh di janjikan akan mendapatkan kenikmatan sempurna di akhirat nanti.Sebaliknya orang orang yang sesat dan berbuat dosa di ancam dengan kesengsaraan. Ketentuan ini telah di sepakati semua rasul Allah dan tercantum dalam kitab kitab suci-Nya.
Sering kita mendengar dan melihat orang orang beriman tidak banyak memperoleh jabatan dan harta benda di dunia,karena itu ia berkeyakinan bahwa kenikmatan di dunia hanyalah di peruntukan bagi bagi orang yang meminta dunia mendekati mereka,dan bagi orang kafir dan munafik. Dan ia juga yakin saat di dunia mereka di beri kemuliaan dan kemenangan dalam ukuran dunia pula.
"Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah,Rasul-Nya dan orang-orang mukmin,tetapi orang orang munafik tidak mengetahuinya"(QS.Al-Munafiqun:8). "Allah telah menetapkan "Aku dan rasul rasul - Ku pasti menang"Sesungguhnya Allah Mahakuat dan Mahaperkasa"(QS.Al-Mujadilah:21).
"Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang orang yang bertaqwa"(QS.Al-A'raf:128). Janji Allah itu benar kesudahan yang baik bagi orang bertaqwa adalah di akhirat kelak,karena semua yang tampak indah di dunia hanyalah tipu daya dan kesia sia an jika kita mengejarnya. Dan apabila golongan kafir dan munafik itu selalu menang di dunia ini itu adalah sebagian ujian bagi orang bertaqwa dan juga merupakan cara Allah semakin menjauhkan sejauh jauhnya mereka yang bathil dari cahaya Kasih Allah.
Semua yang Allah kehendaki selalu ada hikmah dan kebaikan bagi hamba - Nya bertaqwa yang hanya mengharap wajah Allah di akhir penantian mereka kelak.
"Bencana dan ujian bagi seorang mukmin layaknya obat yang bisa menghilangkan berbagai penyakit yang jika di biarkan akan menjadi derita bagi kondisi tubuhnya. Dapat mengikis pahala dan menurunkan derajatnya jika ia memperturutkan hawa nafsunya"
Sabar
Bersabar adalah ciri insan yg istimewa. Mereka mampu menerima keburukan dgn lapang dada,kekuatan dan keteguhan hati yg kokoh. Karena ia tau keburukan sarana untuk ia mencapai jannah tempat di mana ia bisa bertemu dgn Rabb nya.
"zaman tidak bersahabat denganku dan tidak mengenal. Bahwa aku lebih mulia dan semua musibah adalah ringan. Zaman terus memperlihatkan padaku sikap kerasny dan aku pun memperlihatkan sikap bersabar terhadapny."
Ketika ia di jatuhi sakit maka ia juga akan senantiasa pasrah dn sabar atas ketentuan Kekasihnya pada diriny. "Jiwa jiwa mati dengan segala kepenatannya, sementara para penjenguk tidak mengetahui apa yg terjadi pada nya. Tidaklah pantas manusia mengeluhkan sakitnya kepda selain Kekasihnya"
Karena itu bersabarlah bersama Allah. Sabarlah bak orang yg yakin bahwa pasti ada jalan keluar,yg mengetahui baiknya akhirny perjalanan,yang mengharap pahala dan ingin dosa dosa ny di ampunkan. Bersabarlah seberat apapun ujian yg datang menghampiri dn betapapun gelapnya jalan dihadapan. Karna pertolongan muncul bersama dgn kesabaran. Jangan keluar dari datangny derita karena selalu ada kemudahan setelah kesulitan.
"Jika masih ada yg tersisa wahai jaman,ujian bagi orang orang beriman,maka tetaplah hadirkan. Agar mereka bisa mengukur tingkat keimananya"
"zaman tidak bersahabat denganku dan tidak mengenal. Bahwa aku lebih mulia dan semua musibah adalah ringan. Zaman terus memperlihatkan padaku sikap kerasny dan aku pun memperlihatkan sikap bersabar terhadapny."
Ketika ia di jatuhi sakit maka ia juga akan senantiasa pasrah dn sabar atas ketentuan Kekasihnya pada diriny. "Jiwa jiwa mati dengan segala kepenatannya, sementara para penjenguk tidak mengetahui apa yg terjadi pada nya. Tidaklah pantas manusia mengeluhkan sakitnya kepda selain Kekasihnya"
Karena itu bersabarlah bersama Allah. Sabarlah bak orang yg yakin bahwa pasti ada jalan keluar,yg mengetahui baiknya akhirny perjalanan,yang mengharap pahala dan ingin dosa dosa ny di ampunkan. Bersabarlah seberat apapun ujian yg datang menghampiri dn betapapun gelapnya jalan dihadapan. Karna pertolongan muncul bersama dgn kesabaran. Jangan keluar dari datangny derita karena selalu ada kemudahan setelah kesulitan.
"Jika masih ada yg tersisa wahai jaman,ujian bagi orang orang beriman,maka tetaplah hadirkan. Agar mereka bisa mengukur tingkat keimananya"
Langganan:
Postingan (Atom)









