Awalnya biasa saja,bercanda,bercerita dan tertawa tanpa makna. Seiring waktu yang terus bergulir persahabatan itu semakin panjang. Ntah mulai kapan,tanpa di duga terbersit hati ingin selalu mencari ketika tidak bertemu. Mulai terbayang wujud semu dalam lena.
Tak mengerti apa itu nama nya,namun di hati ada rasa rindu memenuhi ruang dan waktu. Sering air mata penuhi telaga bening karena rasa bahagia ataukah gundah gulana. Tak sabar dan kuasa menahan gejolak kala ingin bertemu karena hanya pertemuan sebagai obat nya. Jika saja tak ingat bahwa rasa itu akan menjadi awal dilema derita bathin yang berkepanjangan.
Dalam hati ada sebongkah harap ,rasa yang tumbuh dan berkembang akan mekar bila sampai waktunya bersemi dan di dekati sang kumbang. Akan tetap di nanti ,meski tanpa ada kata kala cinta menyapa dalam khayalan. Wahai kau yang di sana, izinkan q pergi menjauh dengan membawa selaksa asa yang tak berujung. Sampai suatu hari akan ada pertemuan di muara penuh kasih.. Biar kan q cinta mu dalam diam sampai kau kan menjadi halal bagi q.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar