Senin, 28 November 2011

Bunga Bunga

Jadilah laksana lebah,hanya hinggap di atas bunga bunga yang semerbak harumnya dan di atas ranting ranting yang segar.

Engkau tak punya waktu untuk mengorek aib dan kesalahan orang lain.

Bila Allah sudah bersama mu,siapa lagi yang harus di takutkan. Tetapi bila Allah menjadi musuh mu,kepada siapa lagi kau akan memohon pertolongan dan perlindungan.

Hindari api kedengkian yang akan menggerototi tubuh,dan terlalu mudah cemburu adalah laksana api yang menbara.

Jauhi berbagai tempat hura hura dan kemaksiatan dengan keteguhan.
Jadikan dirimu lebih elok dari taman bunga dengan akhlak.

Budayakan berbuat kebaikan,niscaya engkau akan menjadi manusia yang paling bahagia.

Serahkan urusan makhluk kepada Penciptanya,orang yang mendengki kepada ajalnya dan setiap orang yang memusuhi mu pada kealpaan.

Kenikmatan yang haram akan membuahkan penyesalan,kesengsaraan dan azab yang sangat pedih.

Bersiap siaplah sejak hari ini untuk kehidupan akhirat mu,jika lalai hari esok tak kan pernah jadi milikmu.

Bersiaplah menjadi bunga bunga yang indah di taman...

Minggu, 27 November 2011

Wanita Penentang Kezaliman Penguasa

Sesungguhnya Allah berulangkali memuji para wanita yang saleh dan beriman. Allah berfirman :

"Allah telah menciptakan satu contoh bagi orang orang beriman,yaitu perempuan (istri) Fir'aun ketika ia berdo'a, 'Wahai Tuhan ku,bangunkanlah sebuah rumah yang dekat dengan-Mu di surga dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya,serta selamatkanlah aku dari orang orang yang berbuat kezaliman' " (QS.At-Tahrim:11).

Mengapa Allah menjadikan Aisyah (istri Fir'aun) sebagai contoh hidup bagi orang orang mukmin atau mukminah ? Mengapa Allah menjadikannya gambaran nyata bagi mereka yang ingin mendapatkan hidayah dan melaksanakan hukum hukum Allah dan Rasul-Nya dalam kehidupan ini ?
Betapa cerdas dan tangguhnya keimanan wanita ini : ia hanya mengharap kedekatan dengan Rabb nya Maha Mulia, lebih memilih surga Allah daripada istana dunia, berani menentang kesewenang wenangan Fir'aun yang lalim lagi kafir.

Dan menolak hidup di istananya yang penuh dengan budak sahaya dan berbagai kemewahannya.
Yakni karena ia hanya mengharap istana yang lebih kekal dan lebih indah di sisi Tuhan nya, surga-Nya yang di penuhi sungai sungai yang sangat jernih airnya dan tempat yang paling di senangi Tuhan Yang Maha Kuasa.
Itulah sosok wanita agung nan mulia, kebulatan tekad dan keteguhan imannya telah membuatnya rela meninggalkan suaminya yang lalim dan menentang seruan kebenaran dan keimananya.

Karena keteguhan imannya, ia pun di siksa Fir'aun hingga menghadap Tuhan nya. Namun akhirnya Allah menjadikannya sebagai teladan bagi setiap mukmin sampai datangnya hari kiamat kelak. Bahkan  memujinya dan mengabadikan nama nya di dalam kitab suci Al-Qur'an dengan menyanjung perbuatannya dan mencela perbuatan suaminya yang menyimpang jauh dari jalan Allah.

" Selalu optimis dalam kebenaran , meskipun berada di tengah tengan badai yang menerjang "