Langit kelam menyapa dengan mengirim rintik hujan, Malam menjelang penuh kebisuan,
mencekam dingin penuh dilema, senja usai tanpa siluet di langgit jingga,
temui malam tanpa kerlap kerlip bintang kejora, sendiri ku dalam keramaian,
mencekam ku dalam kehampaan, menyiksaku dalam tawanan, tawa ku berderai air mata,
senyum ku bertabur luka, hatiku meronta entah untuk apa dan untuk siapa, hari berlalu sia-sia,
Dekap aku wahai Penguasa Hati, dalam belaian lembut Kasih Dan Sayang - Mu,
Hadirkan Ketenangan bersama Cinta - Mu, dalam munajat Muhasabah Dilema Kisah ku,
Linangan air mata tak terbendung dalam sujud khusyuk ku, Mengharap kan ampunan - MU.
Ku Yakin akan ada Pelangi usai badai berlalu, Ku pasrahkan jiwa selalu ada berkah di balik semua Dilema,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar